Dalam menghadapi persaingan global, Indonesia adalah negara yang diperhitungkan dalam kerjasama ekonomi. Hal ini tentunya adalah peluang sekaligus tantangan agar Indonesia menjadi negara maju. Pada tahun 2016 ini, transformasi tagline K3 berubah dari “Safety First” menjadi “Safety is My Life”. Hal ini dikarenakan tagline “Safety is My Life” atau “Keselamatan adalah Hidupku” mengartikulasikan bahwa Keselamatan haruslah menjadi prioritas utama di segala aspek kehidupan bekerja maupun sehari-hari. Tag line ini sesuai dengan tema bulan K3 nasional tahun 2016 yaitu “Tingkatkan Budaya K3 untuk Mendorong Produktivitas dan Daya Saing di Pasar Internasional”. Membudayakan keselamatan kerja menjadi prioritas utama dalam geliatnya proyek CitraGarden City Malang.

Sebagai contoh, MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) sudah diberlakukan di tahun ini, dan tentunya ini adalah peluang bagi perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara untuk bersaing secara sehat. Tentunya hal ini harus didukung dengan sumber daya manusia yang unggul, berpendidikan serta mampu bersaing dengan sumber daya asing. Salah satu komponen yang diperhitungkan adalah SDM yang berbudaya K3. Karena itu, suatu perusahaan dengan budaya K3 yang baik akan dengan mudah memenangkan pasar internasional dikarenakan harapan para seluruh stakeholder dapat terpenuhi. Perusahaan juga akan mendapatkan keuntungan lain seperti minimnya angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang dapat menurunkan produktivitas perusahaan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) bulan Agustus 2015 menunjukan jumlah angkatan kerja Indonesia sebanyak 122,4 juta orang. Dari jumlah angkatan kerja tersebut masih didominasi oleh pekerja yang berpendidikan rendah. Untuk itu tidak heran, dengan kondisi tersebut menunjukkan bahwa tingkat kompetensi angkatan kerja kita secara rata-rata masih rendah. Sedangkan data dari BPJS Ketenagakerjaan akhir tahun kemarin, telah terjadi kecelakaan kerja sejumlah 105.182 kasus dengan korban meninggal dunia 2.375 orang. Salah satu penyebabnya adalah pelaksanaan dan pengawasan K3 sekaligus perilaku masyarakat pada umumnya, belum optimal.

Apa saja ciri-ciri perusahaan yang sudah berbudaya K3? Berdasarkan Verion Bradley, ciri-ciri perusahaan yang sudah mempunyai budaya K3 dengan baik yaitu :

  1. Setiap individu di dalamnya saling ketergantungan satu sama lainnya. Misalnya setiap individu saling mengintervensi rekan kerjanya untuk patuh terhadap prosedur, dan terjalin respon dengan baik
  2. Seluruh tim terlibat dalam pencapaian tujuan perusahaan yang ditetapkan
  3. Kepatuhan terhadap K3 menjadi kebanggaan bagi perusahaan

Scott Geller, seorang pakar psikologi K3 menjelaskan bahwa upaya mencapai budaya K3 yang menyeluruh, perusahaan perlu memperhatikan 3 faktor yaitu Person (orang), Environment (Lingkungan), dan Behavior (Perilaku), dimana pada akhirnya :

  1. Setiap individu aktif dan pedulian terhadap K3. Hal ini adalah level dimana K3 bukan lagi sebagai aktualisasi diri
  2. Perusahaan mampu mengorganisir sistem (SOP, alur proses terdokumentasi, dsb) untuk mencapai keuntungan
  3. Perusahaan mempunyai iklim K3L / safety climate yang mempertahankan budaya K3 tetap berjalan

Mari kita wujudkan budaya K3 “Safety is My Life” yang berkualitas dengan selalu memiliki naluri berperilaku aman setiap harinya dan peduli terhadap sesama.

Share This

CITRA GARDEN CITY MALANG Newsletter

    -   Satu-satunya Hunian Resort di tengah kota
    -   Harga mulai 1M, Cash Tahap s/d 24x
      DP 10% 6x, ags 10 jt/bln

Daftar sekarang untuk mendapatkan info PRODUK dari kami!

You have Successfully Subscribed!